kubet – Pedro Acosta Tiba-tiba Naik Meja Operasi, Ini Penyebabnya

Pedro Acosta dilaporkan naik meja operasi setelah dua hari berakhirnya MotoGP Spanyol 2025.
Dikutip Speedweek pada Kamis (1/5/2025), dirinya terpaksa menjalani hal tersebut guna memulihkan cedera sindrom kompartemen kronis alias arm pump-nya. Untungnya operasi ini tidak sampai membuat Acosta beristirahat lama.
Sehingga, KTM memastikan Acosta akan kembali mengikuti MotoGP Prancis 2025 yang digelar pada 9-11 Mei 2025.

Tentu, ini setelah sang pembalap melewati pemeriksaan medis oleh tim dokter MotoGP sehari sebelum sesi latihan dimulai.
“KABAR TERBARU: @37_pedroacosta menjalani operasi dengan sukses di lengan kanannya malam ini untuk menangani sindrom kompartemen kronis. Ia akan tetap dalam pengawasan selama 24 jam dan diperkirakan kembali tampil dalam GP Prancis, tergantung hasil pemeriksaan medis minggu depan,” tulis KTM dalam akun X atau Twitternya .
Acosta sejatinya sudah mengeluhkan cedera arm pump sejak menjalani debut MotoGP pada 2024 bersama Red Bull GASGAS Tech 3.
Cedera tersebut cukup umum diderita oleh pembalap motor, terutama MotoGP, akibat tuntutan pengereman agresif yang memaksa lengan bawah kanan mereka bekerja keras.
UPDATE:@37_pedroacosta underwent successful surgery this evening on his right forearm to treat chronic compartment syndrome. He’ll remain under observation for 24hrs and is expected to return for the French GP, pending a medical check next week.@MotoGP
— RED BULL KTM FACTORY RACING (@KTM_Racing) April 29, 2025
Cedera ini sempat kambuh saat Acosta berlaga di MotoGP Argentina pertengahan Maret lalu. Tapi ia menyatakan tangannya masih bisa aman sehingga tak butuh operasi hingga pada akhirnya makin terasa parah usai balapan di Jerez, Spanyol.
Gejala dari cedera ini adalah pembengkakan otot lengan secara berulang, akibat tekanan tinggi saat akselerasi dan pengereman yang berat. Rasanya sakit, nyeri, kesemutan, mati rasa, tegang, serta tidak nyaman.